πŸ“– Pedoman Aturan Mini Round

Mini Round Site Jakarta Β· InterSport 2026 β€” pedoman internal dengan acuan prinsip dasar Laws of Table Tennis ITTF 2026. Dokumen ini menjadi pegangan peserta, wasit, dan panitia. Ketentuan teknis pertandingan diterapkan secara konsisten, sedangkan penjelasan kepada peserta pemula dilakukan secara edukatif tanpa mengurangi prinsip keadilan dan sportivitas.

Pelaksanaan20–29 Juli 2026
Waktu18.00–20.00 WIB
TempatGraha Mitra
Peserta8 tim Ganda Putra (Grup A & Grup B, masing-masing 4 tim) dan 4 tim Ganda Campuran (Grup A)
StatusPedoman internal dengan acuan prinsip dasar Laws of Table Tennis ITTF 2026
1. Ringkasan Format Pertandingan
KetentuanGanda PutraGanda Campuran
Jumlah tim8 tim (Grup A & Grup B, 4 tim/grup)4 tim (Grup A)
Sistem babak grupFull round robin per grupFull round robin
Pertandingan grupBest of 3 gameBest of 3 game
FinalJuara Grup A vs Juara Grup B; Best of 5 gameTidak ada
Meja tersedia1 meja1 meja
Perebutan juara 3Tidak adaTidak ada
Pemain penggantiTidak adaTidak ada
2. Skor dan Penentuan Pemenang
  • Satu game dimainkan sampai 11 poin.
  • Pada skor 10-10 (deuce), game dilanjutkan sampai salah satu tim unggul 2 poin, misalnya 12-10 atau 15-13.
  • Babak grup menggunakan Best of 3 game. Tim yang lebih dahulu memenangkan 2 game menjadi pemenang pertandingan.
  • Final (khusus Ganda Putra, mempertemukan Juara Grup A vs Juara Grup B) menggunakan Best of 5 game. Tim yang lebih dahulu memenangkan 3 game menjadi juara dan wakil Site Jakarta. Ganda Campuran saat ini tidak memiliki babak final.
  • Setiap rally menghasilkan 1 poin, kecuali rally dinyatakan let dan harus diulang.
3. Undian, Pemanasan, dan Persiapan Pertandingan
  • Sebelum pertandingan dimulai, wasit melakukan undian. Pemenang undian dapat memilih servis terlebih dahulu, menerima servis terlebih dahulu, atau memilih sisi meja. Tim lawan memperoleh pilihan yang tersisa.
  • Setiap tim memperoleh waktu pemanasan bersama maksimal 3 menit sebelum pertandingan.
  • Sebelum setiap game, pasangan yang mendapat giliran servis menentukan pemain yang melakukan servis pertama. Pasangan penerima kemudian menentukan pemain yang menerima servis pertama.
  • Urutan server, penerima, dan posisi pemain yang telah ditetapkan wajib diikuti sampai game selesai, kecuali dikoreksi oleh wasit sesuai aturan.
4. Aturan Servis
Posisi awal bolaBola diletakkan diam di telapak tangan terbuka dari tangan bebas.
LambunganBola dilambungkan hampir vertikal ke atas sekurang-kurangnya sekitar 16 cm, tanpa sengaja memberi putaran dengan tangan.
Saat memukulBola dipukul ketika sedang turun setelah mencapai titik tertinggi.
Posisi bolaSejak mulai servis sampai dipukul, bola harus berada di atas permukaan meja dan di belakang garis akhir meja.
Tidak boleh disembunyikanBola tidak boleh tertutup oleh badan, lengan, pakaian, atau pasangan. Penerima dan wasit harus dapat melihat bola.
Servis menyentuh netJika servis menyentuh net tetapi tetap masuk dengan benar, rally diulang (let).
Pergantian servisServis berganti setiap 2 poin. Setelah deuce 10-10, servis berganti setiap 1 poin.
5. Aturan Khusus Permainan Ganda
  • Servis diagonal: servis wajib memantul terlebih dahulu di bidang kanan meja server, kemudian di bidang kanan meja penerima.
  • Urutan memukul: setelah servis, pemain dari kedua pasangan wajib memukul secara bergantian. Contoh: A1 melakukan servis, B1 menerima, A2 memukul, B2 memukul, kemudian kembali ke A1.
  • Pergantian servis: setelah dua poin, penerima sebelumnya menjadi server dan pasangan server sebelumnya menyesuaikan urutan penerima sesuai susunan yang telah ditetapkan.
  • Pergantian sisi: kedua tim berganti sisi setelah setiap game. Pada game penentuan, tim berganti sisi ketika salah satu tim mencapai 5 poin.
  • Kesalahan urutan: apabila ditemukan kesalahan urutan servis, penerima, atau sisi meja, permainan dihentikan dan dilanjutkan dengan urutan yang seharusnya pada skor terakhir. Seluruh poin yang telah diperoleh sebelum kesalahan ditemukan tetap sah.
  • Pukulan tidak berurutan: apabila pemain yang sama memukul dua kali berturut-turut atau urutan pukulan salah, poin diberikan kepada lawan.
6. Kapan Poin Diberikan
  • Lawan gagal melakukan servis yang benar.
  • Lawan gagal mengembalikan bola sehingga bola tidak menyentuh bidang meja yang benar.
  • Bola dipukul keluar tanpa terlebih dahulu menyentuh meja lawan.
  • Lawan menyentuh permukaan meja dengan tangan bebas saat rally berlangsung.
  • Lawan menggerakkan meja secara sengaja saat rally berlangsung.
  • Lawan menyentuh net atau perangkat net saat rally berlangsung.
  • Dalam permainan ganda, lawan memukul bola tidak sesuai urutan.
7. Bola Masuk, Bola Keluar, dan Peralatan
  • Bola yang menyentuh bagian atas permukaan meja, termasuk garis atau tepi atas meja, dinyatakan masuk.
  • Bola yang hanya mengenai sisi vertikal meja tanpa menyentuh permukaan atas dinyatakan keluar.
  • Peserta boleh menggunakan bet pribadi sepanjang kondisinya layak, tidak rusak berlebihan, dan tidak membahayakan.
  • Bola pertandingan ditentukan oleh panitia dan tidak boleh diganti tanpa persetujuan wasit.
  • Apabila menggunakan bet atau perlengkapan panitia, kedua tim dianggap menerima kondisi perlengkapan tersebut sebelum pertandingan dimulai.
8. Rally Diulang (Let) dan Gangguan Pertandingan
  • Servis menyentuh net tetapi masuk sesuai ketentuan.
  • Penerima belum siap dan tidak berusaha memukul bola.
  • Permainan terganggu oleh orang yang melintas, barang jatuh, bola lain masuk ke area meja, kondisi meja, atau keadaan lain di luar kendali pemain.
  • Pemain tidak boleh menghentikan rally secara sepihak. Keputusan menghentikan dan mengulang rally berada pada wasit.
  • Wasit menghentikan permainan untuk memperbaiki urutan servis, penerima, atau sisi meja.
9. Jeda, Time-out, dan Cedera
  • Jeda antar-game maksimal 1 menit.
  • Setiap tim memperoleh 1 kali time-out maksimal 1 menit dalam satu pertandingan.
  • Apabila pemain mengalami cedera atau gangguan kesehatan, wasit dapat memberikan waktu penanganan maksimal 5 menit setelah berkonsultasi dengan panitia.
  • Jika pemain tidak dapat melanjutkan pertandingan dan tidak tersedia pemain pengganti, tim dinyatakan kalah pada pertandingan tersebut.
10. Sistem Klasemen Babak Grup
HasilPoin Klasemen
Menang2 poin
Kalah setelah bertanding1 poin
Kalah W.O.0 poin

Urutan klasemen ditentukan berdasarkan total poin klasemen, hasil pertemuan langsung (head-to-head), selisih game, selisih poin, dan pertandingan penentuan apabila seluruh indikator masih sama serta memengaruhi kelolosan ke final.

11. Peserta, Kehadiran, Keterlambatan, dan W.O.
  • Komposisi tim bersifat tetap setelah Technical Meeting. Pergantian pasangan atau pemain tidak diperbolehkan.
  • Satu pemain tidak boleh terdaftar pada dua tim dalam kategori yang sama.
  • Peserta yang mengikuti dua kategori wajib mengikuti jadwal yang ditetapkan panitia.
  • Peserta hadir paling lambat 10 menit sebelum jadwal pertandingan.
  • Toleransi keterlambatan maksimal 15 menit.
  • Lewat 15 menit tanpa informasi, tim dapat dinyatakan kalah W.O.
  • Hasil W.O. babak grup dicatat 0-2, sedangkan final dicatat 0-3.
  • Permintaan perubahan jadwal diajukan maksimal H-1 karena kebutuhan pekerjaan, sakit, atau keadaan mendesak, serta harus disetujui panitia dan lawan.
  • Waktu pertandingan dapat dimajukan apabila kedua tim dan panitia telah siap serta tidak mengganggu jadwal lain.
12. Wasit, Pencatatan Hasil, dan Protes
  • Wasit: pertandingan dipimpin oleh panitia atau peserta netral yang tidak sedang bermain. Final dipimpin oleh wasit panitia.
  • Keputusan rally: keberatan harus disampaikan sebelum rally berikutnya dimulai.
  • Pengesahan hasil: setelah pertandingan selesai, wasit mencatat hasil. Perwakilan kedua tim wajib memeriksa dan menyetujui hasil sebelum meninggalkan area pertandingan.
  • Protes administrasi: disampaikan kepada panitia maksimal 30 menit setelah pertandingan.
  • Keputusan akhir: keputusan panitia bersifat final untuk pelaksanaan Mini Round Interport Site Jakarta.
13. Etika, Keselamatan, dan Dokumentasi
  • Peserta wajib bersikap sportif, menghormati lawan, wasit, dan panitia, serta tidak berkata kasar atau mengganggu konsentrasi lawan.
  • Area pertandingan harus bebas dari barang penghalang dan lantai tidak boleh licin.
  • Dokumentasi foto atau video diperbolehkan sepanjang tidak mengganggu pertandingan.
  • Panitia dapat menyesuaikan jadwal akibat kebutuhan operasional perusahaan, dengan pemberitahuan kepada pihak terkait.
  • Kondisi yang belum tercantum dalam pedoman ini diputuskan oleh panitia dengan mengutamakan keadilan, keselamatan, dan sportivitas.
14. Penerapan untuk Peserta Pemula

Aturan dasar tetap digunakan agar seluruh peserta memahami standar tenis meja. Karena kegiatan bersifat internal dan melibatkan pemain pemula sampai senior, panitia menerapkan pendekatan edukatif sebagai berikut:

  • Sebelum pertandingan pertama, panitia memperagakan servis yang benar, servis diagonal, urutan memukul dalam ganda, dan perbedaan bola tepi dengan bola sisi.
  • Pada pertandingan pertama setiap tim, pelanggaran servis pertama yang tidak disengaja dapat diberikan satu kali peringatan dan servis diulang.
  • Peringatan berlaku satu kali untuk satu tim dalam satu pertandingan. Pelanggaran berikutnya dinyatakan fault dan poin diberikan kepada lawan.
  • Pelanggaran yang disengaja, servis yang jelas disembunyikan, atau penolakan memperbaiki servis dapat langsung dinyatakan fault oleh wasit.
15. Ringkasan Cepat Sebelum Bermain
TopikRingkasan
Skor11 poin dan wajib unggul 2 poin.
GrupBest of 3; menang 2 game.
FinalBest of 5; menang 3 game.
ServisTelapak tangan terbuka, lambung minimal sekitar 16 cm, dan tidak disembunyikan.
GandaServis diagonal kanan-ke-kanan dan pukulan wajib bergantian.
Servis bergantiSetiap 2 poin; pada deuce setiap 1 poin.
KehadiranDatang 10 menit lebih awal; toleransi maksimal 15 menit.
PemanasanMaksimal 3 menit.
JedaMaksimal 1 menit antar-game.
CederaPenanganan maksimal 5 menit; tanpa pengganti.
HasilPeriksa dan sahkan skor setelah pertandingan.
16. Referensi dan Kedudukan Dokumen

Referensi utama: International Table Tennis Federation (ITTF), ITTF Statutes 2026, bagian Laws of Table Tennis, berlaku mulai 1 Januari 2026.

Ketentuan format kompetisi, poin klasemen, keterlambatan, W.O., tidak adanya pemain pengganti, waktu pemanasan, penanganan cedera, dan pendekatan edukatif untuk pemula merupakan aturan khusus internal Mini Round Interport Site Jakarta yang disepakati dalam Technical Meeting.

Apabila terdapat perbedaan antara kebiasaan bermain informal dan pedoman ini, ketentuan dalam pedoman yang telah disahkan pada Technical Meeting menjadi acuan pelaksanaan pertandingan.